Showing posts with label Pilkada. Show all posts
Showing posts with label Pilkada. Show all posts

Monday, 27 February 2017


Soeara Rakjat, Selebrita. Artis cantik Astrid Tiar, mengaku merasa senang Ahok-Djarot lolos ke putaran kedua Pilkada DKI. Secara terang-terangan, Astrid mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu artis ibu kota pendukung pasangan Basuki T purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

"Masuk (putaran kedua), iya dong. Kan aku pilih nomor dua," katanya saat ditemui di Playparq, Jakarta Selatan, Sabtu, 25 Februari 2017.

Namun demikian, Astrid juga mengaku tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada putaran kedua, April mendatang. Hal ini dikarenakan dirinya harus terbang kembali ke Inggris pada Rabu 1 Maret nanti. "Iya pas Pilkada kedua udah nggak (di Indonesia)," ujarnya.

Astrid mengatakan, meski terasa berat namun dirinya tak bisa berbuat banyak karena hal itu menyangkut urusan rumah tangga. "Tapi mau gimana lagi ya karena kan urusan rumah tangga nomor satu. Jadi saya harus ke sana," tambahnya.

Lebih lanjut, Astrid mengaku dirinya hanya berharap agar Pilkada Jakarta putaran kedua nanti akan berjalan dengan lancar dan warga Jakarta menggunakan hak pilihnya dengan baik.

"Harapannya semoga Pilkada putaran kedua nanti akan berjalan lancar, masyarakat tahu mana yang harus dipilih, yang pasti kita harus memilih. Jangan sampai tidak menggunakan hak pilih, itu yang paling penting," pungkas Astrid, kepada Arah.com.

Dalam putaran II Pilkada DKI April nanti, Ahok-Djarot akan head to head melawan Anies-Sandi. Pertarungan pun diprediksi akan berlajan ketat namun sebagian pengamat menyebut Anies-Sandi dalam posisi yang diuntungkan.

Hal tersebut berdasar pada mayoritas pendukung Agus-Sylvi yang diyakini akan merapat ke pasangan yang diusung Gerindra dan PKS ini. Bahkan beberapa waktu lalu, relawan Agus-Sylvi termasuk beberapa partai pendukungnya secara resmi mendeklarasikan diri mendukung Anies-Sandi. BDLV/TM

Saturday, 25 February 2017


Soeara Rakjat, Pilkada. Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut dua, Rano-Embay mendesak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang menghentikan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara di KPUD Kota Tangerang. Mereka bahkan ramai-ramai menggruduk kantor Panwaslu dan KPUD Kota Tangerang, Kamis (23/2).

"Sudah ada laporan pelanggaran yang jelas, kami ingin Panwaslu menghentikan pleno rekapitulasi di KPUD Kota Tangerang sekarang juga" kata perwakilan tim Rano-Embay, Ananta pada musyawarah di Kantor Panwaslu Kota Tangerang.

Menurut Ananta, Panwaslu harus bersikap adil dan tidak bersembunyi dalam normatif dengan sengaja mengulur waktu proses penyelesaian pelanggaran.

"Total ada 18 laporan yang diberikan, harus hari ini juga diselesaikan. Di musyawarah tadi, ketua Panwaslu berjanji akan mengumumkan pada jam 15.00 WIB. Jika tidak dipenuhi, kami akan menghentikan pleno secara paksa bersama massa yang ada," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, massa pendukung Rano Karno-Embay Mulya Syarief menggeruduk kantor Panwaslu dan KPU Kota Tangerang, Kamis (23/2). Mereka tiba sekitar pukul 12.18 WIB dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan juga TNI yang sudah siap berjaga-jaga di lokasi aksi demonstrasi.

Mereka meminta agar pihak Panwaslu segera memutuskan hasil pelaporan tindak kecurangan dalam Pilgub Banten di Kota Tangerang.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim mengatakan, dirinya belum berani memutuskan hasil laporan dari Tim Pemenangan calon Gubernur Rano - Embay terkait pelanggaran pelaksanaan Pilkada Banten tersebut.

"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap laporan yang sudah diberikan tim pemenangan Rano - Embay kepada kami beberapa waktu yang lalu. Semoga pada pukul 15.00 hari ini sudah ada hasil keputusannya," ujar Agus di kantornya seperti dikutip Merdeka. BDLV/TM

Wednesday, 22 February 2017



Soeara Rakjat, Pilkada. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus menerima kenyataan, 44 calon yang diusungnya gagal menjadi pemenang pilkada serentak 2017. Cukup banyak kader partai pimpinan Megawati Soekarnoputri yang semula diprediksi menang akhirnya tumbang.

Selain nama-nama yang sudah beken dan juga menjadi calon petahana seperti Rano Karno di Banten, di Sumatera Utara, yakni di Pilkada Tapanuli Tengah, jagoan PDIP yakni AMIN Pardomuan Napitupulu, SH, MH dan Drs. Ramses Hutagalung, MM juga tumbang. 

Seperti dipublikasi Tribunnews, berdasar pada data sementara yang dirilis oleh situs kpu.go.id, berikut 44 Calon yang diusung PDIP yang dinyatakan sementara kalah dalam pilkada serentak. 

1. Kabupaten Kepulauan Yapen ,Papua, calon yang diusung PDIP adalah Benyamin Arisoy, S.E., M.Si. dan Drs. Nathan Bonay, M.Si. 

2. Kota Jayapura, Papua calon yang diusung adalah Jansen Monim, ST. MM dan H.Abdul Rahman Sulaiman, SE 

3. Halmahera Tengah, Maluku Utara, calon yang diusung adalah Muttiara T Yasin, S.E.,dan M.Si. dan Kabir Kahar, S.Ag. 

4. Kota Ambon, Maluku calon yang diusung adalah Drs Paulus Kastanya, M.Si dan Muhamad Armyn. S. Latuconsina, ST. MT 

5. Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku calon yang diusung adalah Drs. Moh. Yasin Payapo, M.Pd dan Timotius Akerina, SE, M.Si 

6. Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan calon yang diusung adalah H.Burhanuddin B, S.E.,Ak., M.Si dan H. M. Natsir Ibrahim, S.E 

7. Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah calon yang diusung adalah Hery Ludong, ST dan Adjumain Lumbon, S.Sos 

8. Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara calon yang diusung adalah Kasra Jaru Munara dan Man Arfah

9. Kota Kendari, Sulawesi Tenggara calon yang diusung adalah Drs. Mohammad Zayat Kaimoeddin, M.Si. dan Suri Syahriah Mahmud, S.E., M.M.
123

Powered by Blogger.

Popular Posts

Blog Archive